Home / News NTT / 2 jabatan lowong, Pemkot Kupang surati Mendagri

2 jabatan lowong, Pemkot Kupang surati Mendagri

Sekot Kupang Bernadus Benu. (foto: kupang.tribunnews.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Meninggalnya Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang Otniel Pello, dan pensiunnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh sebabkan dua jabatan lowong.

“Terkait dua jabatan lowong tersebut, pemerintah Kota Kupang tengah berupaya untuk mendapatkan Kepala Dinas defenitif dengan cara menyurati Kementerian Dalam Negeri, untuk mengisi kedua jabatan yang lowong itu,” kata Sekretaris Kota (Sekot) Kupang Bernadus Benu kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (3/4/2017) siang.

Benu mengatakan, menjelang berakhirnya masa jabatan Walikota Kupang Jonas Salean pada 1 Agustus tahun 2017 mendatang, mutasi tidak bisa lagi dilakukan kepala daerah. Untuk itu, pemerintah mengupayakan cara lain untuk mengisi kedua jabatan kadis, karena secara regulasi mengizinkan asalkan melalui persetujuan Mendagri.

Menurutnya, alasan pemerintah Kota Kupang menyurati Kemendagri untuk mengisi kedua jabatan pada dinas tersebut, tanpa menunggu kehadiran kepala daerah yang baru, karena ada faktor penting yang sangat urgen. Khususnya untuk Dinas Perikanan, ada bantuan dari IFAD Roma, Italia yang harus ditandatangani, dan itu harus ditandatangani oleh kadis definitif.

“Perjanjian dengan IFAD, semua dokumen perjanjian harus ditandatangani oleh kadis defenitif. Sedangkan untuk Dinas Pendidikan, sebentar lagi UN untuk SMP dan SD akan digelar, dan ada beberapa dokumen penting yang harus ditandatangani, sehingga butuh kadis definitif. Atas dasar itulah pemerintah mengupayakan adanya pengisian jabatan yang lowong,” pungkas Benu.

 

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  21 Wartawan liput Prosesi Senama Santa di Larantuka

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button