Home / News NTT / Catatan dari Pelatihan “Legal Drafting” di Sikka

Catatan dari Pelatihan “Legal Drafting” di Sikka

foto: angga lispro/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Wahana Tani Mandiri dalam kerja sama dengan Critycal Ecosystem Partnership Fund (CEPF), dan Perkumpulan Burung Indonesia melakukan studi.

Studi tersebut sebagai upaya untuk mendorong kebijakan pemerintah lokal (desa) yang berperspektif penyelamatan ekologi, dilakukan sejak Oktober 2016 bersama para kader tani.

Adapun studi Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA).

Setelah studi PSDA dilanjutkan dengan presentasi hasil studi yang dilakukan di setiap desa yakni Hale, Hebing, Egon, Gahar, dan Natakoli.

Dari presentasi itu, dikemukakan tentang beberapa identifikasi permasalahan sehingga kemudian direkomendasikan beberapa Peraturan Desa (Perdes) sebagai jawaban atas permasalahan yang terjadi.

Untuk itu, sebagai persiapan legal drafting menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Peraturan Desa (Perdes) yang difokuskan pada PSDA di Aula Kantor Camat Mapitara tanggal 7-8 April 2017.

Mengawali pelatihan dilakukan seremonial pembukaan. Herry Naif (Koordinator Program WTM-CEPF) mengatakan, Pelatihan Legal Drafting ini adalah bentuk peningkatan kapasitas kepada pemerintah desa dan para kader tani agar dibentuk tim perumus legal drafting. Sehingga selama dua hari ini, kita mengundang beberapa instansi yang punya kinerja dengan lingkungan hidup seperti: Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Unit Pelaksanaan Teknis – Kesatuan Pengelolaan Kehutanan (UPT – KPH), Bagian Hukum. Selain itu juga kita menghadirkan drafter dari Perhimpunan Bantuan Hukum Nusa Tenggara (PBH – Nusra).

Baca Juga :  Walikota Salean tunda pembangunan Alun-Alun Kota

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button