Home / Sains / Inilah kisah Lomba Karya Tulis Ilmiah di STKIP Ruteng

Inilah kisah Lomba Karya Tulis Ilmiah di STKIP Ruteng

Mahasiswa STKIP St. Paulus Ruteng. (foto: mirifica.ne)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Program studi Pendidikan Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) St. Paulus Ruteng, kembali menyelenggarakan lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) antarmahasiswa Program Studi PGSD.

Lomba yang dilaksanakan pada tanggal 22 April 2017 tersebut mengusung tema “Pendidikan Karakter Dalam Kearifan Lokal Masyarakat Manggarai”.

Ketua Panitia Kanisius Supardi dalam sambutannya menegaskan, pemilihan tema lomba tesebut untuk menggali dan mendalami prinsip-prinsip pendidikan karakter, sekaligus melatih dan membina calon guru untuk menanamkan nilai-nilai karakter yang berbasis pendidikan dasar, serta menanamkan nilai-nilai karakter berbasis budaya.

Perlombaan tersebut diikuti oleh dua puluh kelompok, namun yang lolos seleksi ada delepan kelompok. Delepan kelompok tersebut akan tampil ke tahap berikutunya, yakni mempresentasikan bahan yang dilombakan.

Presentasi yang diikuti oleh delapan kelompok itu dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PGSD Eliterius Sennen.

Dalam sambutan pembuka Eliterius menggarisbawahi tiga hal tentang aktual dan pentingnya tema yang diusung oleh para panitia yakni, ”Pertama, pendidikan karakter merupakan sebuah isu yang hangat dan strategis dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan masyarakat, termasuk, dalam upaya pembentukan kompetensi mahasiswa. Pendidikan karakter telah diyakini sebagai benteng jatidiri pribadi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan globalisasi. Melalui pendidikan karakter, mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa diharapkan akan dapat mengubah cara melihat dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, tidak lagi hanya sekedar pada tataran konseptual teoretis berbasis prestasi akademik tetapi harus disikapi secara pragmatis berbasis karakter yang tangguh, ulet, disiplin, jujur, produktif, dan solutif;

Baca Juga :  Raja Salman menjawab reaksi kelompok intoleran Indonesia

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button