Home / News NTT / Jonas tampik pemerintahan dinasti, terkorup, dan KKN…

Jonas tampik pemerintahan dinasti, terkorup, dan KKN…

Walikota Kupang Jonas Salean dan Wakil Walikota Kupang Hermanus Man.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Menjelang akhir masa jabatan Jonas Salean sebagai Walikota Kupang pada 1 Agustus  mendatang, secara tegas ia membantah serangan isu tak sedap terhadap dirinya.

Isu itu dihembus-hembuskan semenjak dirinya menjabat sebagai Walikota Kupang pada tahun 2012 yang lalu.

“Isu-isu itu telah beredar selama proses pilkada Kota Kupang, dan masih terdengar hingga saat ini. Namun saya mau tegaskan bahwa selama ini pemerintahan di Kota Kupang bukan pemerintahan dinasti. Sebab keberadaan keponakan dan ipar saya di lingkup Kota Kupang sudah ada sebelum saya menjadi walikota,” kata Jonas Salean.

Menurutnya, keponakan atau pun iparnya yang menjabat eselon II, III, dan IV di lingkup pemerintah Kota Kupang sudah ada sebelum tahun 2012 lalu, sehingga wajar jikalau mereka ada yang berkompetensi lalu naik jabatan.

Ia menjelaskan, jika pemerintahan di masa kepemimpinannya merupakan pemerintahan dinasti, maka anak kandungnya sendiri sudah pasti masuk menjadi pegawai ataupun tenaga PTT di lingkup pemerintah Kota Kupang.

Jonas Salean menegaskan, apabila suatu pemerintahan dijalankan secara dinasti, maka kegiatan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) sudah pasti terjadi secara besar. Namun seperti yang terlihat di Kota Kupang, sampai saat ini pemerintah selalu mendapatkan penghargaan termasuk dalam pengelolaan anggaran daerah dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Terkait isu monopoli proyek, ia mengaku, semua proyek di Kota Kupang dilakukan melalui LPSE. Tidak ada intervensi Kepala Dinas tertentu untuk memenangkan salah satu peserta tender.

Baca Juga :  Bupati Stef tutup SDN Oevetnai, IMMALA Surabaya berang

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button