Home / News NTT / Kisah Jalan Salib Hidup Mahasiswa PGSD STKIP Ruteng

Kisah Jalan Salib Hidup Mahasiswa PGSD STKIP Ruteng

Ilustrasi Emeritus Mgr. Mikael Angkur, OFM ada diantara Uskup lainnya. (foto: sesawi.net)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Kelompok mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) sukses melaksanakan jalan salib hidup.

Kegiatan jalan salib hitup tersebut dilaksanakan di Paroki St. Maria Fatima Wangkung Kevikepan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (14/4/2017) pukul 09.30 wita.

Jalan salib hidup yang dilaksanakan di Paroki itu dimulai sejak tahun 1956, dan diikuti oleh seluruh umat se-Paroki St. Maria Fatima Wangkung. Umat dan OMK sangat antusias mengikuti prosesi itu.

Pelaksanaannya dimulai di depan Gereja melewati lapangan sepak bola, lalu melewati tanjakan sejauh tiga kilo meter.

Berdasarkan pantauan moral-politik.com, seluruh umat yang menyaksikan jalan salib itu dari awal sampai akhir selalu menteskan air mata.

Musa Bonafantura Suhardin yang biasa dipanggil Fan oleh teman-temannya “berperan sebagai Yesus” dalam tablo tersebut. Mahasiswa semester VI itu saat diwawancarai mengatakan, “Saya bersyukur dan berterimakasih kepada teman-teman yang telah mempercayakan saya untuk memerankan tokoh Yesus. Ini pengalaman pertama saya mengambil peran ini.”

Baca Juga :  Penyebab banjir di Kabupaten Malaka bukan tanggul jebol

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button