Home / News NTT / Menyiasati hidup berdampingan antara Belu – Timor Leste

Menyiasati hidup berdampingan antara Belu – Timor Leste

Wakil Bupati Belu J.T. Ose Luan di ruang kerjanya, Atambua, Kamis (20/4/2017) pukul 11.20 wita. (foto: v.j.boekan)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Bicara soal batas negara Indonesia dengan Timor Leste, hal paling menarik adalah batas keduanya lebih banyak dipisahkan dengan sungai.

Ada ketentuan yang mengatakan bahwa batas negara harus berpatokan pada alur air. Oleh karena itu perlu ada kesepakatan antara Indonesia dengan Timor Leste.

“Kami sebagai garda terdepan, atau berada pada posisi pinggir Indonesia, perlu melakukan kerjasama dengan Pemerintah Distrik Bobonaro,” kata Wakil Bupati (Wabub) Belu Ose Luan yang di temui moral-politik.com di ruang kerjanya, Atambua, Kamis (20/4/2017) pukul 11.20 wita.

Ia juga tak menampik bahwa masalah tapal batas bukan hal sepele. Menurutnya, batas yang sudah disepakati kadang kala bisa berubah, dan itu cukup fariatif.

Terkadang masuk ke wilayah kita, bisa juga dalam beberapa waktu kemudian lebih banyak masuk ke negara Timor Leste.

Sadar bahwa ulah kurang bertanggung jawab dari sejumlah oknum masyarakat di bibir batas kedua negara tersebut, Pemerintah Kabupaten Belu berupaya mengantisipasinya.

Baca Juga :  Bupati Yos nyatakan kemauan baiknya memberantas Pungli

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button