Home / Populer / Nasir Djamil: Peradilan Ahok bak ‘Opera Sabun’

Nasir Djamil: Peradilan Ahok bak ‘Opera Sabun’

Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: Antara)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menilai, aparat penegak hukum yang menangani kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertontonkan ‘opera sabun’ dalam peradilan.

Opera sabun dalam konteks kasus Ahok memiliki arti bahwa peradilan yang tengah berlangsung bagaikan sinetron atau telenovela yang penuh sandiwara dan bersambung pada episode berikutnya.

“Secara telanjang aparat penegak hukum mempertontonkan opera sabun dalam peradilan kasus terdakwa penista agama atas nama Basuki alias Ahok,” kata Nasir kepada Okezone, Kamis (27/4/2017).

Ia menilai, pelaporan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus Ahok ke Komisi Kejaksaan merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, mengakkan peradilan yang agung merupakan keniscayaan.

“Inisiatif kelompok sipil untuk menegakkan peradilan yang agung adalah sesuatu yang harus ada. Karenanya, siapa pun yang menilai adanya ketidakadilan dalam tuntutan terhadap Ahok dapat mengadukan hal itu ke Komjak,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Sekadar diketahui, Pemuda Muhammadiyah melaporkan JPU kasus penistaan agama ke Komjak, Rabu 26 April 2017. Mereka menilai tuntutan jaksa dalam kasus dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu terlalu ringan dan tidak sesuai fakta persidangan.

Baca Juga :  Mengapa Bambang Widjojanto "Nyelonong" Tinggalkan Mabes Polri?

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button