Home / Opini / Opini: “Surat Terbuka untuk Si Ketua Kuning”

Opini: “Surat Terbuka untuk Si Ketua Kuning”

Ilustrasi. (foto: cdn.smartkiddo.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button
Oleh: Agus Harta *)

 

 

MORAL-POLITIK.COM: Semakin gemilang karirnya di partai kuning, jadilah ia sang pengatur pendanaan, tahun 2010 saya mulai membaca perjalanan karir politiknya.

Konon cerita perjalanan hidupnya pernah jadi supir taksi hingga menjadi supir pribadi, lalu menjadi pebisnis yang sukses.

Nasib politik yang dimilikinya telah mencuat menjadi orang berpengaruh di partai kuning. Saya mulai mengenal dan mengejarnya ketika ada dugaan korupsi import beras vietnam. Namun si ketua kuning tersebut lolos dari jeratan hukum.

Beberapa tahun kemudian si ketua kuning disebut dalam kasus dugaan korupsi anggaran negara dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) atau Pospenas, dan si ketua kuning itu kembali lolos tanpa jeratan hukum.

Tak lama kemudian, dalam kasus gratifikasi terhadap gratifikasi Mahkamah Konstitusi terkait Pilkada, nama ketua itu juga kembali disebut dan masuk lingkaran.

Hebatnya ketua si kuning lolos lagi sari jeratan hukum. Dalam kontestasi mega proyek, nama Ketua Kuning selalu diterpa dengan tuduhan-tuduhan korupsi yang merugikan negara. Nama Ketua Kuning itu kembali disebut namanya menjadi aktor mafia migas, namun seperti biasa si Ketua Kuning itu lolos lagi.

Belum lama ini dalam kasus skandal, “Papa Minta Saham” yang melibatkan orang nomor wahid di negeri ini, kembali menyebut namanya. Hingga jabatan si Ketua Kuning yang saat itu menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan. Seperti belut/sidat, gaya dan pola main si Ketua Kuning ini, sangat licin. Selang beberapa bulan jabatan Ketua DPR itu kembali direbut.

Belakangan, kasus yang masih hangat dibicarakan di mata publik, tentang Skandal Korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektroni atau e-KTP, nama ketua itu kembali disebut, bahkan sebagaimana dilansir di beberapa media, si Ketua Kuning itu sebagai pengendalian atau orang yang punya peran aktif dalam kasus korupsi tersebut.

Baca Juga :  Zaskia ingin lanjutkan pendidikan, ambil Paket C

Mari kita lihat, supermasi hukum di era kepemimpinan Jokowi-JK, nikmatnya, kita melihatnya sambil memakan “Tahu Bulat”.

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button