MORAL-POLITIK.COM: Sejumlah masyarakat Kota Kupang mengeluhkan perihal lamanya waktu pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kota Kupang.

Sumber terpercaya di Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku bahwa pihaknya sudah memasukan semua administrasi semenjak tiga bulan yang lalu, namun hingga detik ini pihak Pemkot Kupang belum mengeluarkan IMB, padahal semua persyaratan telah dipenuhinya dengan sangat baik.

Ia mengaku bahwa memang tidak ada unsur meminta sesuatu, tapi ekses dari perubahan pemindahan perijinan IMB yang harus melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai salah satu penyebab utamanya.

Bahkan kata dia, sepertinya pihak PUPR belum siap untuk diberikan tugas baru soal memberikan rekomendasi IMB.

“Kelola proyek di dinasnya saja menuai banyak persoalan, apalagi diberikan tugas baru tersebut,” keluhnya.

Ditambahkan, lamanya pemberian IMB bisa menjadi salah satu penyebab antipatinya sejumlah oknum masyarakat terhadap kepemimpinan Jonas-Herman.

“Tampaknya ada sesuatu yang terstruktur. Sebaiknya pengurusan IMB dikembalikan kepada Dinas Tata Ruang karena mereka lebih tulus mengerjakan tugas-tugasnya!” pungkas dia dengan nada sangat kesal.

Baca Juga :  Catatan dari Skenario Pokja 11 "amankan jagoan rekanan"