Home / News NTT / Penyebab banjir di Kabupaten Malaka bukan tanggul jebol

Penyebab banjir di Kabupaten Malaka bukan tanggul jebol

foto: Yohan Klau‎ di Grup FB Pilkada Malaka 2015

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Ada sejumlah versi yang mencuat ke publik perihal penyebab banjir yang melanda Kabupaten Malaka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Akan tetapi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Sungai Wilayah II Nusa Tenggara Yohanis Harapan mengaku, banjir yang terjadi di tiga Kecamatan di Kabupaten Malaka, yang menggenangi puluhan hektare sawah dan pemukiman penduduk bukan disebabkan jebolnya tanggul pengaman Sungai Benenain yang berada di Desa Motolu,un. Tetapi disebabkan banjir kiriman dari Kabupaten TTU dan TTS dengan skala besar, yang membuat tanggul tersebut tidak mampu menampung debet air besar dan meluap menggenangi pemukiman.

“Selain itu, ada semacam celah pada tanggul tersebut yang membuat air tetap bisa masuk ke pemukiman. Namun celah itu merupakan permintaan warga desa sekitar, yang meminta pihak balai tidak boleh membangun tanggul untuk menutupi keseluruhan pinggiran sungai benenain karena menurut kepercayaan mereka, tanggul tidak boleh menutupi seluruh pinggiran kali di lokasi tersebut,” kata Harapan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kota Kupang, Kamis (6/4/2017).

Menurut Harapan, memang ada semacam penahan yang jebol, tapi bukan itu penyebab genangan air, karena rubuhnya penahan air yang hanya berupa timbunan tanah terletak di dekat muara Sungai Benenain yang lokasi agak jauh dari sumber penyebab meluapnya air, yang menggenangi pemukiman dan persawahan.

Ia mengaku, di lokasi tersebut sering terjadi bencana jika curah terjadi dalam intensitas yang tinggi, namun sayangnya untuk tahun 2017 ini tidak ada alokasi anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sehingga untuk pembenahan dan mencegah terjadinya banjir belum bisa dilakukan oleh pihaknya.

 

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Jeriko alokasikan 24 persen dari total APBD untuk pendidikan

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button