Home / News NTT / Pesan Jonas Salean kepada 227 ASN Penerima Penghargaan SLKS

Pesan Jonas Salean kepada 227 ASN Penerima Penghargaan SLKS

foto: nyongki/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memberikan penghargaan Satya Lancana Karya Satya (SLKS) bagi 227 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemberian penghargaan tersebut bagi ASN di lingkup Pemkot Kupang yang telah mengabdikan dirinya selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Penyematan penghargaan Satya Lancana Karya Satya, dilakukan langsung oleh Walikota Kupang Jonas Salean yang di Lantai I Balai Kota Kupang, Jumat (21/4).

Penyematan penghargaan disaksikan sejumlah Pimpinan SKPD di lingkup pemerintah Kota Kupang.

Usai penyematan, Walikota Jonas Salean mengatakan, penganugerahan tanda Satya Lancana Satya Karya kepada ASN merupakan suatu bentuk penghargaan pemerintah atas kerja keras serta pengabdian dari para ASN dalam melaksanakan tugas dengan penuh pengorbanan, kesetiaan, kecapan, kejujuran, dan kedisplinan serta memenuhi syarat masa kerja secara terus menerus dan tidak terputus selama periode 10, 20 dan 30 tahun.

Disamping itu, kata Jonas, penghargaan ini sebagai tanda kehormatan atas jasa-jasa yang telah diberikan seorang ASN selama kurun waktu tersebut.

“Penghargaan ini juga dimaksudkan menjadi pendorong atau motivasi bagi seluruh ASN guna lebih meningkatkan prestasi kerjanya sebagai abdi negara, abdi masyarakat, melalui sikap kesetian kepada bangsa dan negara dengan jujur, tertib dan disiplin, serta mampu mebjaga citra pemerintah di mata masyarakat,” lanjut Jonas.

Oleh karena itu, Jonas berpesan, bagi ASN yang memperoleh tanda kehormatan untuk kategori 10 tahun, dengan masa tugas yang masih tergolong panjang, dapat menempatkan penghargaan ini sebagai pemacu semangat agar terus berkarya secara optimal, sehingga pada saatnya secara layak memperoleh anugerah tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya 20 dan 30 tahun.

“Untuk itu, sangatlah penting dipahami dan direnungkan oleh semua ASN yang telah menerimah anugerah tanda kehormatan tersebut” Anugerah tanda kehormatan yang diterima ini tidak dijaga secara baik sesuai ketentuan yang berlaku oleh saudara- saudara yang menerima maka tentunya akan dijatuhi hukum disiplin berat, yang mana atas nama hukum, pemerintah akan mencabut kembali tanda kehormatan yang telah didapat tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Menteri Luhut menyimak penjelasan Gubernur Frans melalui CEO Tidal Bridge BV

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button