MORAL-POLITIK.COM: Umat Katolik di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun dari luar daerah, datang ke Desa Sikka untuk menghadiri prosesi Logu Senhor.

Prosesi Logu Senhor ini diselenggarakan setiap tahun oleh Paroki St. Ignatius Layola, Sikka, Kabupaten Sikka.

Tampak umat yang hadir menggunakan pakaian berwarna hitam-hitam dan menggenakan sarung untuk setiap peziarah yang ingin melakukan ritual Logu Senhor ini.

Berdasarkan pantuan moral-politik.com, Jumat (14/4/2017), umat Katolik yang datang di Desa Sikka yang menjadi pusat masuknya agama Katolik ini, menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Mereka datang dengan membawa keluarganya masing-masing untuk mengikuti prosesi Logu Senhor yang dipercayai sangat sakral ini.

Sebelum melakukan prosesi Logu Senhor, umat diarahkan untuk mengikuti ibadah bersama di Gereja Tua Sikka pada pukul 15.00 wita.

Ibadah berlangsung dengan menggunakan tiga bahasa, yaitu bahasa Inggris, bahasa Portugal, dan bahasa daerah Sikka.

Selesai ibadah baru umat diarahkan untuk mengikuti prosesi Logu Senhor.

Logu Senhor

Logu Senhor adalah tradisi religi umat Katolik yang berada di Kampung Sikka setiap Jumat Agung.

Pada tradisi Logu Senhor, umat diarahkan untuk menunduk di bawah salib yang telah diusung oleh panitia sambil melantukan ujud permintaannya masing-masing.

Baca Juga :  MLDT menjalani sidang pertama di Pengadilan Tipikor...