Oleh: D Parera *)

 

 

Sebelum Adam, pepohonan menaruh harap pada kesunyian.

Bulan tak pernah berhenti dari balutan awan.

Sedangkan kita sungguh tak pernah ada.

Semua saling menyangkal

Apakah lalu ada pulau-pulau?

Gelap mendatangkan goda

Barangkali perlu didengar.

 

Januari, 2015

 

 

 

*) Deodatus D. Parera lahir di Oepoli, 25 Juni 1990. Anggota Komunitas Sastra Dusun Flobamora ini pernah mengikuti Temu Sastrawan Indonesia Timur (Larantuka, 2013) dan Temu Sastrawan NTT 1 (Kupang, 2014). Tulisannya tergabung dalam Antologi Cerpen Wanita Sepotong Kepala, Penfui, 2012. Tulisan cerpen dan puisi-puisinya dapat dijumpai pada Majalah Sastra SANTARANG dan beberapa media lokal NTT.

Baca Juga :  'Nenek Nunduk Agu Empon' (Curhat Nenek dengan Cucu)