Home / Sastra / Puisi: Menanti

Puisi: Menanti

ilustrasi. (foto: ninaneelofa.files.wordpress.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button
Oleh: Emil Soge *)

 

 

Malam tak bercahaya kududuk
Bersanding sendirian menanti rembulan yang akan datang
Untuk menemani hatiku yang resa dan gelisa

Malam ini terasa dingin dan sunyi
tak ada suara sendu dari ruang kerinduan
hanya terasa hampa dan sepi tanpa hadirnya wajah sang dewi
Bayu malam membisik perlahan-lahan nada rasa rindu yang menawan hati dan bergejolak untuk berusaha memeluk hati rindu

Wahai rembulanku
Tebarkan senyum manismu agar aku menatapmu dan memelukmu dengan mesra
Aku menantimu
Aku menunggumu

Wahai rembulanku
Hadirlah dan bisikan kata rindumu itu
Alunkan nada kasihmu yang kian lama kumenanti.

 

 

*) Penulis tinggal di Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Amitu

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button