Home / Olahraga / Strategi Ketua Pengda IPSI NTT Raih Emas di PON Papua

Strategi Ketua Pengda IPSI NTT Raih Emas di PON Papua

foto: doc. pengda ipsi ntt, moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Lain koki lain masakan. Begitupun lain Ketua Pengda Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), lain kebijakannya.

Sadar sesadar-sadarnya bahwa selama empat tahun kepemimpinannya sebagai Ketua Pengda IPSI NTT belum berhasil menorehkan catatan menggembirakan pada event-event Nasional maupun Internasional, Ketua Pengda IPSI NTT Andreas W. Koreh mencoba mengusung perspektif atau strategi baru di organisi olahraga kebanggaan Bangsa dan Negara Indonesia ini.

“Melalui forum Kejurda Pencak Silat se Provinsi NTT ini, ternyata kita bisa menemukan banyaknya bibit-bibit atlit berprestasi dari daerah-daerah yang bisa kita dorong untuk berlaga di PON ke XX di Papua pada Tahun 2020 mendatang,” katanya, langsung mendapat aplaus meriah dari 120 atlit dan seribu lebih penonton yang masih setia mengikuti rangkaian demi rangkaian acara Kejurda yang berlangsung selama empat hari di Aula Ben Mboi, Kantor Gubernur NTT Pertama, Jl. Basuki Racmat No. 1 Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kaitan dengan hal tersebut, ia minta kepada seluruh Pengurus Cabang, para Pelatih agar setelah pulang dari momentum Kejurda ini, segera mempersiapkan para atlitnya dengan lebih baik lagi. Sebab pada akhir tahun 2017 ini akan ada Kejuaraan Antarperguruan Silat se NTT.

“Kalau yang sekarang ini Kejurda sehingga yang nampak mengemuka adalah atlit-atlit dari Kabupaten dan Kota. Pada ajang Kejurda Antarperguruan Silat, yang di tonjolkan adalah atlit-atlit dari Perguruan Silatnya masing-masing,” tambahnya merinci lebih detail.

Ia menyatakan, dengan Kejurda tersebut, paling tidak atlit-atlit dari Perguruan Silat yang tidak berkesempatan ikut berlaga paling tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk unjuk kebolehannya.

“Saya juga dorong para Perguruan Silat menyeleksi atlit-atlitnya melalui ajang Kejurda sehingga kita bisa mendapat banyak atlit remaja yang bisa kita dorong untuk berlaga di event-event strategis lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Ronaldo kesal disebut gay oleh pemain Atletico

Ketua Andreas secara khusus mengingatkan kepada atlit-atlit peraih juara agar jangan pernah berpuas diri, tapi siapkanlah diri dengan lebih baik lagi. Bagi yang belum berhasil berlatihlah lebih giat dan serius lagi.

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button