Home / News NTT / DPRD NTT tolak kehadiran HTI, mengapa?

DPRD NTT tolak kehadiran HTI, mengapa?

Ketua DPRD Provinsi NTT Anwar Pua Geno. (foto: moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Dua anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara tegas menolak kehadiran berbagai ormas yang ingin mengganti ideologi Pancasila.

Ketika dilangsungkan Sidang Paripurna Istimewa PAW DPRD Provinsi NTT, Ketua Fraksi Nasdem Aleks Ena dan Ketua Fraksi PDIP Gusti Beribe secara tegas meminta kepada Pemerintah Provinsi NTT untuk menyatakan sikap tegas terhadap berbagai ormas-ormas yang ingin mengganti ideologi Pancasila.

“Kita tidak boleh hanya menyatakan penolakan terhadap ormas-ormas tersebut, tapi juga mengajukan surat resmi dan tertulis kepada Pemerintah Pusat, agar mengambil tindakan tegas terhadap berbagai ormas radikal tersebut,” pinta Beribe saat melakukan interupsi di tengah berlangsungnya Rapat Paripurna Istimewa tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno mengatakan, pernyataan kedua fraksi tersebut merupakan representasi dari sikap DPRD NTT.

“Pemerintah Daerah perlu menyatakan sikap tegas demi menjaga keutuhan NKRI,” tutup Anwar dalam kesempatan tersebut.

 

Penulis: Semard Dju

 

 

 

Baca Juga :  DPRD Kota Kupang: Uang Duka Diubah dengan Penggalian Kubur di TPU

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button