Home / Opini / Manifesto dari Nian Tana buat Nusantara

Manifesto dari Nian Tana buat Nusantara

Even Edomeko. (foto: angga lispro/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button
Oleh: Even Edomeko

 

 

 

Yang Mulia Bapak Presiden,
Yang Mulia Bapak Ketua MPR,
dengan lilin menyala di genggaman kami menyapa:
“Malam Bae” dan MERDEKA…!!!

Ya, MERDEKA…
Itu pekik yang membuat jutaan nyawa anak negeri dari berbagai suku-ras-keturunan-agama-aliran kepercayaan-golongan-kasta, dari Sabang sampai Merauke, memberi nyawa bagi Negeri:
…demi hidup berdaulat
…demi hidup bermartabat
…demi hidup bersaudara
…di sebuah ruang bernama INDONESIA,
…di bawah panji MERAH PUTIH
…di atas dasar PANCASILA
…di dalam selimut BHINEKA TUNGGAL IKA…

Yang Mulia…

Dengan lilin di tangan,
…hati penuh kasih
…sukma tafakur berdoa
Kami nyalakan sungkawa
atas fakta belati yang menikam nurani Negeri akhir-akhir ini:
Betapa tidak….?
Sang Majelis yang mengadopsi Hak TUHAN itu
memutuskan hukum secara kontroversial
karena deras pekik kaum preman berkedok agama
sehingga hakim mengabdi pada adagium purba ini: “lebih baik satu orang dipenjara daripada ribuan nyawa binasa”…

Yang Mulia…

Itukah “KEADILAN DEMI TUHAN YANG MAHA ESA”….???
Itukah “KEADILAN DEMI TUHAN YANG MAHA ESA”….???
Itukah “KEADILAN DEMI TUHAN YANG MAHA ESA”….???

Kami tidak angkat senjata, Yang Mulia!
Kami angkat lilin bernyala semata
Kami angkat doa-doa belaka
Sebagai tanda DUKA
Bagi Negeri yang diluka:
Sebuah Negeri, di mana orang dihormati bukan lantaran kinerja hebat
….tapi karena paling lancang berteriak
Sebuah Negeri, di mana seseorang disebut pemimpin bukan lantaran memajukan rakyat
….tapi karena gemar menebar benci dan membakar amarah…!
Sebuah Negeri, di mana palu hakim didentumkan tidak didasarkan atas kebenaran
….tapi atas dasar siapa yang paling kerap bikin macet jalanan Ibu Kota…

Baca Juga :  Merajut Cinta Dibalik Tempat Seram

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button