Home / News NTT / Organisasi Kepemudaan dihimbau bersatu lawan radikalisme

Organisasi Kepemudaan dihimbau bersatu lawan radikalisme

Ronald da Gomez. foto: angga lispro/moral-poitik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Nusa Tenggara Timur (NTT) Ronald da Gomez mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk bergerak bersama melawan gerakan radikalisme.

“Ada berbagai kegiatan yang dilakukan oleh gerakan radikalisme yang sekarang menjadi perhatian kita semua seperti gerakan intoleran, anti Pancasila dan diparahi lagi pemboman yang dilakukan di Kampung Melayu Jakarta, yang menewaskan warga sipil dan aparat keamanan,” katanya saat memberikan sambutan pada acara Mapenta dan Muskomcab Pemuda Katolik di Aula Loka Latihan Kerja, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.

Semua menjadi perhatian publik secara nasional, katanya, berangkat dari kejadian yang terus sambung-menyambung membuat ada kekuatiran dari Organisasi Pemuda Katolik terkait disintegrasi bangsa, ancaman pergantian ideologi bangsa tentu ada khawatiran di seluruh Indonesia.

Dengan berbagai persoalan di atas, tambahnya, penting pula bagi organisasi-organisasi kepemudaan untuk bergerak bersama melawan orang-orang yang ingin menghacurkan NKRI.

“Saatnya sekarang semua organisasi kepemudaan untuk bergerak bersama-sama dalam membantu aparat keamanan dalam memberikan penyadaran-penyadaran kepada masyarakat agar melawan gerakan radikalisme sehingga masyarakat kita bisa hidup rukun dan tidak terjebak dengan doktrin-doktrin orang yang ingin merusak tatanan keberagaman kita ini,” kata dia.

Ia juga meminta kepada organisasi Pemuda Katolik yang ada di NTT dalam bulan Ramadan ini agar begerak bersama dengan organisasi kepemudaan seperti KNPI, GP Ansor, PMKRI, GMKI, PMII, GMNI dan lain-lain agar turun ke basis-basis muslim untuk melakukan kegiatan bersama, karena mereka adalah saudara kita.

Putra Asli Maumere ini menambahkan, NTT adalah mayoritas Katolik tetapi mayoritas yang tertidur panjang, mayoritas yang berada dalam zona nyaman dan merasa baik-baik saja.

Baca Juga :  Kades Reroproja dorong petani pakai pestisida organik

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button