Home / Opini / PDIP berada di belakang layar tumbalkan Ahok?

PDIP berada di belakang layar tumbalkan Ahok?

Ahok dan Djarot.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan partai yang terlihat begitu getol mendukung Ahok dari awal untuk meraih kursi 1 DKI Jakarta.

Begitu kira-kira anggapan masyarakat selama ini. Jarang orang berfikir bahwa sebenarnya ini adalah skenario yang dirancang dari jauh-jauh hari.

Para pendukung Ahok terlalu fokus pada sang majelis hakim yang memvonis Ahok 2 tahun penjara karena lebih berat daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hanya karena salah seorang hakim pernah men-share status facebook Felix Shiauw dalam akun facebooknya, pendukung Ahok lantas menganggap sang hakim tidak netral. Pokoknya hakim tidak netral. Begitu kira-kira yang difikirkan pendukung Ahok saat ini.

Pertanyaannya, kemana PDIP selaku partai pengusung yang sedari dulu begitu getol membela Ahok mati-matian setelah Ahok meringkuk di penjara? Nah, pertanyaan ini yang jarang terbesit dalam benak banyak orang, terutama bagi para pendukung Ahok. PDIP seolah hilang bak ditelan bumi setelah Ahok diringkus ke Lapas Cipinang.

Untuk menjawab pertanyaan tadi, ada sebuah analisis yang sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Di tengah cobaan kasus “penistaan agama” yang didera Ahok, PDIP sebenarnya hanya menjadikan Ahok sebagai tumbal. Sebelumnya, banyak yang mengatakan bahwa sejatinya yang diingankan PDIP untuk menjadi gubernur Jakarta adalah Djarot, bukan Ahok.

Jika Ahok-Djarot menang di Pilkda DKI kemarin, misalnya, Ahok akan dipenjara karena kasus penistaan agama dan Djarot yang akan menjadi gubernurnya.

Lalu pertanyaannya, mengapa setelah Ahok-Djarot kalah, Ahok masih saja dikerangkeng?

Bisa dilihat bagaimana terpuruknya PDIP pada Pilkada serentak tahun ini. Bayangkan, sebagai partai pemenang pemilu 2014, PDIP menelan kekalahan di 45 provinsi dan kebupaten/kota.

Prestasi buruk ini sungguh sangat menyedihkan bagi PDIP terutama Megawati. Maka tak ada cara lain selain menggeser Ahok ke Lapas Cipinang dan digantikan Djarot yang menjadi gubernur.

Baca Juga :  Mery Naibobe Minta Dinas Kebersihan TTU Serius Urus Sampah

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button