Home / News NTT / Pemkot Kupang akui tingginya angka pengangguran

Pemkot Kupang akui tingginya angka pengangguran

Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang Goza Yohanes. (foto: kupang.tribunnews.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Angka pengangguran di Kota Kupang, ibukota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin tinggi.

Realitas ini diakui oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. Tingginya Penggangguran di Kota Kupang akibat dari terbatasnya lapangan kerja.

“Tingginya pengangguran akan menjadi fokus dari Pemkot Kupang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, untuk dicarikan jalan keluar mengatasi masalah pengangguran,” kata Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang Goza Yohanes kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (12/5/2017).

Goza mengatakan, terjadinya peningkatan angka pengangguran disebabkan beberapa faktor, diantaranya jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil atau tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja.

Selain itu, kata Goza, disebabkan oleh pendidikan dan ketrampilan kerja yang minim sehingga menjadi kendala utama bagi investor sebagai salah satu pelaku ekonomi yang merekut tenaga kerja.

Untuk itu, katanya, sebagai suatu langkah mengurangi angka penggangguran dilakukan berbagai upaya yakni meningkatakan peran usaha yang dimiliki masyarakat guna bisa menarik tenaga kerja. Salah satunya melalui kegiatan pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dalam bentuk pelatihan bagi usaha salon kecantikan yang dilaksanakan oleh Pemkot Kupang.

“Kegiatan pemberdayaan dengan tujuan dapat meningkatkan kemampuan dan juga ketrampilan angkatan kerja yang terserap melalui lapangan pekerjaan yang ada,” ujar Goza.

Baca Juga :  Mahasiswa PGRI Demo di DPRD NTT, Ini Keluhannya...

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button