Home / News NTT / Polisi ciduk 2 terduga calon TKI di Rote Ndao

Polisi ciduk 2 terduga calon TKI di Rote Ndao

ilustrasi. (foto: retwet-berita.blogspot.co.id)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Jajaran Satgas Human Trafficking dari Polres Rote Ndao menciduk dua terduga calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Pencidukan tersebut dilakukan di pelabuhan penyeberangan kapal ASDP Pantai Baru, Rote Nadao, Senin (8/5/2017).

Informasi yang di terima moral-politik.com dari Kapolres Rote Ndao AKBP Muri Wiranda mengatakan, benar anggota mengamankan dua orang perekrut yang diduga sebagai calon TKI ilegal, dan 1 (satu) orang yang di duga sebagai perekrut tenaga kerja ilegal oleh anggota IK Polres Rote Ndao dan anggota Reskrim, yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Reskrim IPDA Yeni Setyoni.

Namun, katanya, ketiga orang tersebut diamankan pada saat mau berangkat menuju Kupang dengan menggunakan kapal penyembrangan Ferry ASDP.

Dari ketiga terduga berninsial (YMM) 20 Tahun warga RT 09/RW 05, Desa Mukekuku, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, REE (20) RT 09/RW 05, Desa Mukekuku, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, dan PN (60) warga RT 13/RW 07 Desa Mukekuku, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao sebagai (perekrut).

“Saat ini ketiga orang tersebut diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat Desa Mukekuku melalui handphone kepada Kanit I Sat Intelkam Polres Rote Ndao Bpripka Yahya I. Pobas, dan selanjutnya meneruskan informasi tersebut ke Kasat Intel untuk melaporkan ke Kapolres Rote Ndao,” tambahnya.

Menurut dia, setelah mendapat petunjuk/arahan dari Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Mirranda, tim gabungan dari Sat. Ik dan Sat. Reskrim langsung menuju ke Pelabuhan ASDP untuk melakukan pengecekan atas informasi tersebut, dan pada jam 11.30 wita Tim berhasil mengamankan ketiga orang tersebut.

Kemudian, sambung dia, Tim melakukan interogasi terhadap ketiga orang tersebut dan mendapatkan keterangan bahwa betul kedua orang calon TKI tersebut di bujuk oleh perekrut untuk bekerja di negara Malaysia dengan gaji yang cukup besar, serta biaya transportasi semuanya ditanggung oleh perusahaan berinsial PT. PPJ.

Baca Juga :  David Mangi: Pencetakan e-KTP sudah Kembali Normal

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button