Home / Populer / PP PMKRI: Polri segera ambil tindakan terhadap Rizieq Shihab !

PP PMKRI: Polri segera ambil tindakan terhadap Rizieq Shihab !

foto: angga lispro/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Ketua Preseidum PP PMKRI Angelo Wake Kako bersama Tim Kuasa Hukum PP PMKRI mendesak Polri segera melakukan tindakan kepolisian terhadap Rizieq Shihab.

Adapun Tim Kuasa Hukum tersebut adalah Petrus Selestinus, Saor Siagian, Robert B. Keytimu, Erlina R. Tambunan, Sylvester Nong M, Daniel T. Masiku, dan Posma G. P.

“Kami mendesak Polri segera melakukan tindakan kepolisian terhadap Rizieq Shihab dan kawan-kawan sehubungan dengan laporan PMKRI tentang dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Rizieq Shihab dan kawan-kawan tertanggal 26 Desember 2016 di Polda Metro Jaya, Jakarta, atas dugaan penistaan agama Kristen,” katanya seperti¬† disampaikan dalam Konferensi Pers yang diterima moral-politik.com, Kamis (11/5/2017).

Anggelo Wakekako dalam penjelasannya bahwa laporan Polisi yang telah disampaikannya sudah belangsung 5 bulan lebih, akan tetapi hasil penyelidikan oleh Polda Metro Jaya belum ada perkembangan yang signifikan.

Bahkan, katanya, cenderung jalan di tempat. Akibatnya desakan dari pimpinan Cabang PMKRI di setiap daerah Kabupaten dan Provinsi, bahkan masyayakat luas mempertanyakan mengapa penyidikan kasus laporan polisi dari PMKRI terhadap Rizieq Shihab tidak diproses oleh Polri.

“Untuk menjawab atau menjelaskan pertanyaan masyarakat dan internal PMKRI tentang kasus Rizieq Shihab, maka PMKRI bersama Tim Kuasa Hukum akan bertemu Kapolri dan Kapolda Metro Jaya pada tanggal 12 Mei 2017 sesudah sholat Jumat di Mabes Polri,” tandas Putra Ende ini.

Melengkapi penjelasan Anggelo, Koordinator Tim Kuasa Hukum PMKRI Petrus Selestinus menjelaskan bahwa penyelidikan Polda Metro Jaya atas sejumlah laporan polisi terkait dugaan tindak pidana penistaan agama dan tindak pidana lainnya atas diri Rizieq Shihab dan kawan-kawan sangat-sangat lamban, bahkan cenderung diakriminatif.

Alasannya laporan kepada polisi dari PMKRI dan kawan-kawan sudah berjalan hampir 6 bulan akan tetapi hingga saat ini PMKRI belum menerina SPDP sebagai bukti peningkatan tahap pemeriksaan perkara Rizieq Shihab memasuki tahap penyidikan. Jangankan SPDP dari Penyidik, untuk sekedar mendapatkan informasi secara tertulis tentang perkembangan hasil penyelidikan sebagaimana penyidik dalam setiap penyelidikan/penyidikan melaporkan perkembangan hasil penyelidikan/SPPHP kepada Pelapor/PMKRI-pun hingga sekarang belum mendapatkan sama sekali.

Baca Juga :  Belum Punya Kantor, DPP Relawan Jokowi Jual Kaos

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button