Home / Gaya Hidup / “This is the Synod GMIT Rose”

“This is the Synod GMIT Rose”

Pdt. DR. Mery L.Y. Kolimon. (foto: v.j.boekan)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: “This is the Synod GMIT Rose” (Inilah Mawar Sinode GMIT) adalah pilihan judul yang biasa-biasa saja.

Fakta memang berujar manakala mengikuti pembukaan Tata Ibadah Bulan Bahasa dan Budaya yang dicanangkan oleh Sinode GMIT, di Gereja GMIT Carmel Fatululi, Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, Minggu (7/5/2017) pukul 07.15 wita.

Saya tak menyangka yang datang memimpin ibadah adalah Ketua Sinode GMIT Pdt. Dr. Mery L.Y. Kolimon. Sebab ketika meminta ijin mengikuti jalannya ibadah kepada keluarga saya Pdt. Heinrich Fanggidae, pikirnya dia sudah di mutasikan lagi ke Karmel Fatululi.

Maka begitu tahu yang datang ke gereja Pdt. Mery, sontak kamera dikeluarkan, tanpa mengatur lebih lanjut, langsung jepret-jepret.

Yang paling konyol, tak ada persiapan mengatur jarak hanphone untuk merekam khotbah. Lazimnya dengan Pdt. Fanggidae di ibadah pemakaman keluarga yang meninggal, tanpa sound system pun suaranya sudah menggelegar-gelegar.

Bagaimana hasil potretan terhadap Pdt. Mery yang akhirnya menuai telepon bertubi-tubi menanyakan banyak hal, semisal: Is Reverend Mery’s Mother married? How many have a son already? What is the zodiac? Date of birth?

Pertanyaan-pertanyaan itu saya anggap tak penting, sebab saya sendiri tak tahu persis seluk beluknya Pdt. Mery. Apalagi, saya bukan ciri pria yang serta merta mengagumi penampilan luar; walau harus diakui bahwa Pdt. Mery sangat molek, itu sebabnya pilihan judul artikel ini adalah “This is the Synod GMIT Rose”.

Baca Juga :  Musdalifah - Khairil Anwar, riwayatnya kini...

< 1 2 3 4 5 6 7 8>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button