Home / Populer / Yusril komentari Ahok cabut banding tapi ajukan pembantaran

Yusril komentari Ahok cabut banding tapi ajukan pembantaran

foto© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Yusril Ihza Mahendra mengapresiasi sikap tersangka kasus penistaaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mencabut permohonan banding di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Pakar Hukum Tata Negara itu menilai, jika jaksa penuntut umum (JPU) juga mencabut pernyataan banding, maka vonis Ahok mempunyai kekuatan hukum yang tetap.

“Begitu dicabut oleh JPU, Ahok akan langsung jadi narapidana dan harus dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan,” ujar Yusril di Kantor Ihza and Ihza Law Firm, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa 23 Mei 2017.

Penangguhan penahanan yang tetap diupayakan oleh pengacara Ahok, kata Yusril tidak logis dalam hukum. Mencabut permohonan banding berarti telah menerima putusan pengadilan. Tapi disatu sisi tetap mengajukan penangguhan penahanan.

“Ini akan menjadi pertimbangan majelis hakim jika ingin mengabulkan penangguhan,” ujar Yusril.

Kuasa hukum tersangka kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama, I Wayan Sudirta mengatakan pencabutan permohonan banding tidak mempengaruhi upaya penangguhan penahanan yang telah disampaikan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Pengalihan maupun penangguhan penahanan terus akan dipertanyakan ke pihak PT.

“Kami minta pengalihan dari tahanan penjara ke tahanan kota atau rumah,” ujar Wayan.

Ahok divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa 9 Mei 2017. Setelah pembacaan putusan, kuasa hukum pun mengajukan banding. Pihak keluarga pada 22 Mei 2017 kemudian mencabut permohonan tersebut.

Pencarian Terkait:

  • pengacara langsung banding kasus pls ntt
Baca Juga :  Soal kinerja Bina Marga, ini kata DPRD Kota Kupang

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button