Menanggapi pernyataan dari Anggota Banggar, Kepala Dinas Sosial Kota Kupang Felisberto Amaral mengaku, soal tidak terakomodirnya 5.282 KK penerima rastra di Kota Kupang merupakan keputusan dari Kemensos berdasarkan masukan dari pendataan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang.

Amaral menjelaskan, cukup kaget dengan data yang disampaikan kepada Dinsos, karena dirinya tidak pernah membayangkan bahwa jumlah penerima raskin yang tidak diakomodir jumlahnya sebesar itu.

Menurutnya, pasca pembagian rastra yang telah dibagikan sejak bulan Mei hingga bulan Juni, banyak pengaduan yang disampaikan kepada pihak kelurahan, kemudian disampaikan kepada pihak Dinsos, sehingga atas pengaduan itu, pemerintah telah melakukan koordinasi, dan dalam waktu dekat Dinsos Kota Kupang akan melakukan koordinasi dengan pihak Kemensos, agar masyarakat yang layak menerima bisa diakomodir kembali.

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Pemkot Kupang tangani Anak Jalanan dan Prostitusi Ilegal