Home / News NTT / Bendungan Kolhua, Fraksi Golkar DPRD NTT berharap pengertian masyarakat

Bendungan Kolhua, Fraksi Golkar DPRD NTT berharap pengertian masyarakat

Muhammad Anshor. (foto: nttsatu.com/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Rencana pembangunan Bendungan Kolhua sepertinya batal dilakukan karena kuatnya penolakan dari warga pemilik lahan yang enggan melepas lahannya.

Namun pembangunan bendungan yang sudah dianggarkan oleh pemerintah pusat lewat Kementerian PUPR dengan nominal mencapai setengah trilyun rupiah lebih itu, bisa jadi anggarannya ditarik kembali oleh pemerintah pusat dan dialihkan ke daearah lain.

Hal ini tentu saja merupakan kerugian bagi provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama Kota Kupang yang saat ini mengalami kekurangan air bersih.

Akan tetapi pihak DPRD Provinsi NTT berkomitmen mengawal dana tersebut, siapa tahu masyarakat pemilik lahan di Kelurahan Kolhua berubah pikiran, dan mau melepas lahannya untuk di bangun bendungan.

Anggota DPRD NTT dari Dapil NTT I Muhammad Anshor yang ditemui moral-politik.com di Kota Kupang, Jumat (9/6/2017) mengatakan, DPRD NTT, khususnya Fraksi Golkar bertekad memerjuangkan anggaran pembangunan Bendungan Kolhua, jikalau masyarakat Kolhua selaku pemilik lahan mau merubah pikirannya.

Menurutnya, keberadaan bendungan Kolhua sangat dibutuhkan oleh warga Kota Kupang untuk pemenuhan air bersih, namun saat ini, santer beredar kabar bahwa pembangunan bendungan di Kota Kupang yang mengalami kendala lahan bisa dialihkan ketempat lain, sehingga kalau sampai itu terjadi merupakan suatu kerugian besar bagi Kota Kupang.

“Kami masih tetap berharap suatu saat masyarakat Kolhua berubah pikiran, dan kalau sampai itu terjadi, Fraksi Golkar siap mendorong agar anggaran tersebut dianggarkan kembali untuk pembangunan Bendungan Kolhua,” tambahnya.

Baca Juga :  Pdt. Mery Kolimon memulai Ibadah Bulan Budaya dan Bahasa 2017

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button