Home / Gaya Hidup / Dimarahi nilai UN jelek, siswi SMP di Klaten gantung diri

Dimarahi nilai UN jelek, siswi SMP di Klaten gantung diri

Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Tragis seorang siswi SMP di Kecamatan Prambanan Klaten Berly, Dyah Handayani (15) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban ditemukan oleh kakaknya, Aisyah Rina Pertiwi dalam kondisi tergantung tak bernyawa terikat kerudung di blandar atap dapur.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban menggunakan dua kerudung yang disambungkan untuk mengikatkan leher ke blandar atap. Dua kerudung tersebut berwarna pink dan hijau. Setelah ditemukan kakaknya, korban dievakuasi dengan bantuan beberapa tetangga.

Kapolsek Prambanan AKP Frans Minarso mengatakan, saat ditemukan kondisi kaki korban menggantung dari lantai 30 cm. Kemudian kakak korban memanggil tetangga untuk membantu menurunkan korban.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Islam Manisrenggo dan sudah tidak tertolong lagi.

“Korban sudah dimakamkan jam 17.00 tadi,” katanya di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (2/6).

Dia menjelaskan, sebelum kejadian korban sempat dimarahi orang tuanya karena nilai Ujian Nasional (UN) jelek. Pada pukul 11.30, ibu korban, Nurhayati pulang dari mengambil kelulusan SMP.

Sesampainya di rumah sang ibu memarahi korban karena nilainya tidak bagus. Setelah itu ibu korban berangkat ke masjid untuk salat.

Pencarian Terkait:

  • berly diah handayani
  • berly diah handayani kenapa
  • Dimarahi Karena Nilai Ujian Jelek Seorang Remaja Gantung Diri
Baca Juga :  Kenalkan "Sleep to Dream", Mimpi Bersama Krisdayanti dan Raul Lemos

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button