Home / News NTT / Gubernur Frans meletakan batu pertama pembangunan Vihara Pubbaratana

Gubernur Frans meletakan batu pertama pembangunan Vihara Pubbaratana

foto: semard dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Vihara dan tempat ibadah lainnya harus menjadi tempat untuk menyebarkan kabar gembira dan sukacita.

Tempat-tempat suci tersebut harus menjadi wadah bagi tumbuhnya benih toleransi, kebenaran dan kebaikan. Jangan jadikan tempat ibadah sebagai sarana untuk menyebarkan provokasi dan kebencian.

Demikian disampaikan Gubernur NTT Frans Lebu Raya saat membawa sambutan pada upacara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Vihara Pubbaratana di Belo, Kota Kupang, Kamis (15/6/2017).

Menurut Gubernur Lebu Raya, sebagai pemimpin daerah, ia memiliki kewajiban untuk mengayomi semua pemeluk agama.

“Saya meyakini bahwa semua agama mengajarkan kebenaran dengan cara yang berbeda. Perbedaan itu merupakan suatu kenyataan dasariah yang mesti diterima oleh siapa saja. Untuk menjebataninya, kita perlu membangun dialog yang tulus secara terus-menerus. Kita harus terus mengupayakan dan menghadirkan kerukunan dan kedamaian agar NTT tetap menjadi Nusa Terindah Toleransi,” ajak Lebu Raya.

Budi Setiawan

Sementara itu Tokoh Agama Budha Indonesia, Budi Setiawan dalam sambutannya mengungkapkan Vihara yang akan dibangun tersebut akan menjadi tempat ibadah serta tempat pengembangan moral, spiritual, serta budi pekerti bagi umat Budha.

“Vihara yang mungil ini harus bisa melahirkan orang Budha yang patuh terhadap hukum, punya semangat toleransi serta menjalani hidup yang bermanfaat bagi orang lain. Bangunlah komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar demi menjaga semangat kebersamaan,” pinta mantan Kapolda Bali tersebut sembari berharap agar Vihara tersebut dapat menjadi ikon baru di Kota Kupang.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat NTT sambut Jenazah Barnabas nDjoerumana

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button