Home / News NTT / Hangusnya proyek pembangunan Jalan Lingkar Luar Maumere

Hangusnya proyek pembangunan Jalan Lingkar Luar Maumere

Jalan lingkar luar, yang sudah jadi di zaman kepemimpinan mantan Bupati Sikka Sosimus Mitang.(foto: angga lispro/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Pembangunan lanjutan jalan lingkar luar mulai dari Patisomba, Kecamatan Magepanda, sampai Waiara, Kecamatan Kewapante belum ada signal untuk pengerjaan tambahan.

Jalan yang sudah dibuka sejak Tahun 2006 itu sampai sekarang tidak dituntaskan pengerjaannya. Jalan lingkar luar Maumere yang dibangun sejak tahun 2013 oleh mantan Bupati Sikka Sosimus Mitang mulai diterlantarkan pembangunannya oleh Bupati Sikka Yosep Ansar Rera selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2016, Yoseph Ansar Rera kembali mengajukan Permohonan Revisi DAK Penugasan Tahun 2017 kepada Menteri Keuangan RI, melalui Dirjen Perimbangan Keuangan di Jakarta untuk dilanjutkan pekerjaan proyek jalan lingkar luar.

Menurut Petrus Selestinus kepada moral-politik.com di Jakarta, Minggu (18/06/2017), Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera pernah meminta bantuan kepada Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng dengan harapan agar usulan Revisi DAK Penugasan 2017 di perjuangkan. Namun Mekeng menyatakan hanya akan memperjuangkan usulan proyek yang tertera pada point 3 (tiga) Proposal Daftar Usulan Rencana Kegiatan Kabupaten Sikka 2017 yang disusun oleh Yosepf Ansar Rera, yaitu Pembangunan Jalan pada Lingkar Luar Paket 1 sebesar Rp. 25 miliar dan Lingkar Luar Paket 2 sebesar Rp. 25 miliar atau total Rp. 50 miliar.

Lanjutnya, Mekeng akhirnya berhasil mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan RI dan dinas-dinas terkait seperti Binamarga dan Bapenas tentang bantuan anggaran Rp.50 miliar untuk pengerjaan Proyek Jalan Lingkar Luar Maumere Paket 1 sebesar Rp. 25 miliar, dan Lingkar Luar Paket 2 sebesar Rp. 25 miliar, guna melanjutkan pembangunan yang sudah mangkrak selama lima tahun lebih tanpa ada yang bertanggung jawab.

“Yang mengejutkan adalah belum sempat anggaran Rp. 50 miliar cair, ternyata dalam pembahasan bersama DPRD di Sikka terjadi persekongkolan jahat yang mengubah peruntukan anggaran Rp. 50 miliar untuk Jalan Lingkar Luar Maumere dengan cara dialihkan dan dipecah menjadi dua proyek yaitu untuk pekerjaan lain di luar Jalan Lingkar Luar Maumere,” tandasnya.

Baca Juga :  Lurah Beru siap gelar pembekalan kepada RW/RT

Ketua TPDI ini menduga bahwa pembelokan pekerjaan proyek Jalan Lingkar Luar Maumere adalah bermotif korupsi politik pencitraan dan dapat dikualifikasi sebagai percobaan melakukan kejahatan korupsi demi suksesnya paket Ansar Rera-Rafael Raga di Pilkada Sikka 2018.

Pencarian Terkait:

  • Rencana lanjutan pembangunan jalan lingkar luar maumere kab sikka
  • TPDI KOMENTAS PROYEK LINGKAR LUAR SIKKA COM

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button