Pengerjaan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)). foto: erny/moral-politik.com

 

MORAL-POLITIK.COM – Pembangunan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan lebih cepat dari rencana.

Pantauan langsung moral-politik.com di lokasi pembangunan bendungan membuktikan bahwa saat ini kemajuan (progress) pembangunan bendungan tersebut sudah mencapai 61 persen, atau surplus 11 persen dari target pengerjaannya.

“Sebenarnya target awal sampai bulan Juni tahun 2017, realisasi fisik bendungan sebesar 49 persen, tapi saat ini pembangunan telah menembus 61 persen. Capaian ini merupakakn kerja keras dari semua tim yang terlibat di dalamnya,” kata Ketua Team Leader Konsultan Supervisi PT. Indira Karya, Bambang Daryono, Jumat (16/6/2017) siang.

Menurutnya, mega proyek pembangunan Bendungan Rotiklot dengan pagu anggaran sebesar Rp. 470 Miliar lebih ini, dijadwalkan akan berakhir pada 31 Desember tahun 2017 mendatang.

Akan tetapi, tambahnya, pembangunan diperkirakan akan lebih cepat, bahkan enam bulan lebih cepat dari kalender kerja yang ditetapkan.

Ia mengaku, pembangunan Bendungan Rotiklot, sebenarnya bisa dilakukan lebih cepat, namun karena curah hujan yang tinggi pada awal tahun 2017, menyebabkan percepatan pembangunan mengalami hambatan, namun hambatan itu bisa diatasi dengan melalui kerjasama yang baik, sehingga meskipun ada halangan, pembangunan tetap berjalan lancar.

Ia mengaku, meskipun pembangunan dikejar lebih cepat, namun kualitas pekerjaan menjadi yang utama. Semua bahan yang digunakan, maupun semua tahapan pelerjaan mengikuti aturan

“Mutu pekerjaan tetap menjadi yang utama. Kami bekerja keras siang dan malam, agar pembangunan bisa direalisasi secepat mungkin,” katanya.

Ia berkeyakinan, jadwal selesainya pembangunan Bendungan Rotiklot pada 31 Desember 2018 yang akan datang.

 

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Kapolres Kupang Kota pimpin razia persempit curanmor