Home / News NTT / Jelang Idul Fitri, Perusahan diminta bayar THR

Jelang Idul Fitri, Perusahan diminta bayar THR

Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang Goza Johanes. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Menjelang Idul Fitri tahun 2017, perusahan-perusahan di Kota Kupang diminta untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja yang beragama Islam.

Pembayaran THR paling lambat dilakukan seminggu sebelum Idul Fitri atau H-7.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang Goza Johanes kepada moral-politik.com, saat ditemui disela-sela sidang paripurna DPRD Kota Kupang, Jumat (16/6/2017).

Menurut Johanes, soal THR sudah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 tahun 2016 tentang tunjangan hari raya keagamaan yang sudah menjadi kewajiban bagi semua perusahan untuk membayar kepada tenaga kerja yang dipekerjakan.

“Pembayaran THR sesuai dengan Permenaker juga ditindaklanjut dengan instruksi Walikota di bulan Juni dan dikirim ke perusahan guna wajib membayar THR kepada karyawan yang dipekerjakan tersebut,” kata Goza.

Ia mengaku, sesuai data pada Nakertrans Kota Kupang, Jumlah perusahaan saat ini yang wajib lapor sebanyak 1000 lebih perusahan, yang terdiri dari perusahan besar, menengah dan kecil yang ada di Kota Kupang.

Dari jumlah perusahan yang ada, katanya, semua diwajibkan membayar THR bagi karyawan muslim yang dipekerjakan, tanpa ada pengecualian.

Baca Juga :  Frengky Welkis ungkap 'progres' pembangunan Bendungan Raknamo

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button