MORAL-POLITIK.COM: Ekses dari kenaikan harga listrik akibat dicabutnya subsidi 900 VA menuai gejolak di masyarakat.

Bahkan masyarakat yang kecewa mengancam tidak akan memilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali di Pilpres 2019 mendatang.

Anggota Komisi VII DPR fraksi Nasdem, Ari Yusnita menanggapi dengan bijak adanya gejolak itu. Menurutnya respon demikian merupakan hal lumrah.

“Biasalah masyarakat, ada yang mendukung dan ada yang tidak mendukung,” kata Ari pada saat dihubungi, Rabu (7/6).

Meski begitu, ia tetap menaruh perhatian khusus kepada permasalahan subsidi listrik yang dinilai tidak tepat sasaran itu.

“Masyarakat mampu sih enggak apa-apa dicabut, tapi kalau masyarakat tidak mampu jangan dicabut, PLN harus punya data dulu,” katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah resmi mencabut subsidi listrik untuk 18,7 juta pelanggan rumah tangga (R1) 900 Volt Ampere (VA) mulai Januari 2017.

Baca Juga :  Politisi PDIP : Akrobat politik Amien Rais terbentuk duet 'Pra-Hara'