Home / News NTT / Lurah Jap merasa dibohongi pihak Bulog NTT

Lurah Jap merasa dibohongi pihak Bulog NTT

ilustrasi. (foto: desasempu.kedirikab.go.id)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Lurah Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Jap Josua menilai pihak Bulog NTT, melakukan pembohongan soal Beras Sejahtera (Rastra).

“Dalam rapat koordinasi antara pemerintah Kota Kupang, dan pihak Bulog, di Rumah Jabatan Walikota Kupang beberapa waktu yang lalu, Bulog menyebut bahwa beras yang nanti akan disalurkan merupakan beras premium, namun beras yang disalurkan berbeda dengan janji yang diucapkan pada saat sosialisasi,” kata Lurah Kayu Putih Jap Josua dalam rapat koordinasi (Rakor) antara pihak Kelurahan dan Dinas Sosial Kota Kupang, soal penyaluran bantuan Rumah Layak Huni, dan Lantainisasi untuk Bedah Rumah Tidak Layak Huni (BRTLH), yang berlangsung di Aula Sasando Lantai III, Balai Kota Kupang, Kamis (8/6/2017).

Menurutnya, apa yang dijanjikan oleh pihak Bulog pada saat rakor berbeda jauh, dengan distribusi beras yang telah disalurkan kepada masyarakat penerima.

“Beras yang telah disalurkan memang tidak berbau seperti yang terjadi di Kelurahan Namosain, tetapi beras untuk Kelurahan Kayu Putih berwarna agak kekuningan dan kondisi biji beras tidak utuh, sehingga secara kasat mata, kondisi beras untuk Kelurahan Kayu Putih terlihat tidak layak konsumsi,” katanya.

Namun ketika, ungkapnya, pihak kelurahan berniat membatalkan penyaluran, warga penerima, meminta agar tetap disalurkan beras tersebut, sehingga pihak kelurahan terpaksa memenuhi keinginan warga.

Ia mengaku, umumnya warga ngotot untuk menerima beras Rastra karena mereka takut nama mereka dicoret sebagai penerima.

Baca Juga :  Kisah Sosialisasi "Three Ends" oleh Kementerian PPPA

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button