Home / Populer / Menteri Sri bicara soal gaji ke-13 dan THR PNS

Menteri Sri bicara soal gaji ke-13 dan THR PNS

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (foto: okezone.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Dompet para pegawai negeri sipil (PNS) di seluruh Indonesia tampaknya akan tebal seiring anggaran yang disiapkan Kementerian Keuangan untuk gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR).

Tak tanggung-tanggung, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan merogoh Rp23 triliun untuk gaji ke-13 dan THR PNS dari APBNP 2017.

“Total keseluruhan belanja gaji 13 dan THR Rp23 triliun, itu sudah dalam UU APBN 2017. Jadi sudah dibahas dewan, sudah dialokasikan tinggal pelaksanaannya,” ujarnya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis 1 Juni 2017.

Sri Mulyani mengatakan, desain untuk gaji 13 dan THR sudah ditetapkan dalam UU APBN tiap tahunnya, serta telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Perbedaannya terdapat dalam waktu pencairan gaji 13 dan THR.

Dia melanjutkan, untuk waktu pencairan diprediksi mendekati Hari Raya.

“Seperti tahun lalu gaji 13 dan THR dibayarkan Hari Raya, gaji ke-13 kita secara tradisional juga membayarkannya. Dari sisi keputusannya dan anggarannya basisnya UU APBN yang disetujui, dan anggarannya sediakan Rp23 triliun,” jelasnya.

Kementerian Keuangan memastikan, gaji ke-14 bagi PNS akan cair menjelang Hari Raya Idul Fitri. Gaji ke-14 ini alias
tunjangan hari raya (THR) akan turun sebelum para PNS menerima gaji bulanan yang ke-13.

Menurutnya, pertengahan tahun memang akan menjadi bulan yang menggembirakan bagi PNS. Selain itu gaji ke-13 dan THR memang sudah ada di UU dan memang disesuaikan waktu pencariannya saat banyak kebutuhan.

“Kalau gaji ke-13 kan itu memang untuk policy dari Pemerintah, di UU APBN sudah disebutkan tentang gaji ke-13 dan THR. Ya, pada saat masyarakat sedang merayakan kegembiraan,” kata Sri Mulyani.

Baca Juga :  Inilah Agenda Kegiatan Perayaan Hari Bakti PU Ke-70

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button