Home / News NTT / Oknum PN dan JPU Kupang terlibat mafia ‘Human Trafficking’?

Oknum PN dan JPU Kupang terlibat mafia ‘Human Trafficking’?

foto: semard dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kupang dan Kejaksaan Negeri Kupang diduga bermain mata ikut terlibat mafia Tindak Penjualan Orang (Human Trafficking) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Pengawasan antara jaksa dan pengadilan di PN Kupang, meloloskan terdakwa Dian Aman yang terlibat kasus penjualan orang (human trafficking). Sedangkan, dalam hal ini merupakan indikasi yang terang benderang yang dilakukan oleh aparat kejaksaan dan hakim pengadilan,” kata Melky Musu, Juru Bicara Keluarga korban Yufrinda Selan yang tewas secara tidak wajar di negara Malaysia beberapa waktu silam.

Menurutnya, hilangnya terdakwa Diana Aman setelah hakim PN Kupang Nuril Huda, menangguhkan terdakwa. Diana Aman adalah terdakwa yang memiliki uang miliaran rupiah hasil bajual orang, terkhusus orang NTT.

“Diana Aman adalah orang yang menjual almarhum Yufrinda Selan secara ilegal hingga dipulangkan ke Indonesia dalam keadaan tak bernyawa. Diana Aman telah diputus bersalah oleh hakim PN Kupang 9 tahun penjara, tanpa menghadirkan yang bersangkutan di PN Kupang,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat bertanya-tanya mengapa tidak dihadirkan di PN Kupang?

Jawabannya karena sebelum putusan hukaman terhadap Diana Aman sudah terlebih dahulu ditangguhkan oleh hakim dan hingga saat ini, sudah tidak dapat dilacak keberadaanya.

Baca Juga :  Iban Medah menjawab usulan berpasangan dengan Lusia Adinda Lebu Raya di Pilkada NTT

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button