Home / Opini / Opini: Mulai Berani Bermain Api, Anies Kembali Menyindir Ahok dengan Pedas

Opini: Mulai Berani Bermain Api, Anies Kembali Menyindir Ahok dengan Pedas

Anies Baswedan.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Sedari awal orang mungkin menilai Anies adalah sosok yang santun dan pintar, sangat bertolak belakang dengan Ahok yang terlihat temperamental, gaya berbicaranya ceplas-ceplos.

Namun saya yakin lambat laun, orang-orang akan berpendapat sebaliknya. Dibalik perkataannya yang santun, suatu saat ternyata bisa menjadi racun. Ketika diberitahu kesalahannya secara langsung, bagi seseorang ini jauh lebih baik dibanding disindir dengan bahasa yang santun namun sangat menusuk ulu hati, apalagi dengan menyindir di depan publik. Begitu yang sedang menimpa Ahok.

Setelah ditetapkan sebagai pemenang Pilkada, Anies semakin terlihat kepongahannya. Tidak ragu lagi dia menyindir dan mengkritik kebijakan Ahok-Djarot.

Sebelumnya, dengan gaya memerintah, Anies menyuruh Djarot menuntaskan janji-janji Jokowi-Ahok. Mentang-mentang sebentar lagi menjadi gubernur, Anies tak ragu lagi sok mengajari Ahok dalam mengelola RT/RW. Tidak ragu lagi dia menuduh selama ini Ahok telah melemahkan dan memusuhi RT/RW.

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan berjanji untuk memberdayakan pegurus RT/RW jika telah dilantik dan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies menilai, selama ini pengurus RT/RW dianggap sumber masalah, bahkan cenderung dianggap remeh.

Padahal, lanjut Anies, pengurus RT/RW merupakan ujung tombak pemerintahan dalam tingkatan “akar rumput”.

“Pemda DKI bekerja sama erat dengan pengurus RT/RW di manapun. Dari awal kami merasa aneh kalau RT/RW dilemahkan apalagi dimusuhin karena RT/RW menjadi ujung tombak di dalam pembangunan,” ujar Anies saat menghadiri milad Forum RT/RW di Jakarta Utara, Sabtu (17/6/2017).

Anies mengatakan, ia juga ingin membalikan label yang diberikan pihak-pihak tertentu bahwa pengurus RT/RW dianggap hanya sebagai sumber masalah.

Baca Juga :  Opini: Pemimpin peka dan prihatin dengan realitas rakyat

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button