Home / News NTT / Pencurian sapi di Pulau Sumba, masyarakat mengadu ke Ombudsman

Pencurian sapi di Pulau Sumba, masyarakat mengadu ke Ombudsman

foto: semard dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Forum Masyarakat NTT mengadu ke Ombusman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggra Timur (NTT).

“Pengaduan masyarakat ke Ombusman RI Perwakilan NTT terkait dengan kasus maraknya aksi pencurian ternak kelas kakap di Kabupaten Sumba Timur yang saat ini menjadi persoalan serius di depan mata pemerintah Kabupaten Sumba Timur,” kata Kordinator FM-NTT, Samindrus Ndatang, saat di hubungi moral-politik.com melalui saluran telepon genggamnya, Kamis (8/6/2017) malam.

Menurut Samindrus, berdasarkan hasil investigasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Forum Masyarakat NTT menemukan adanya indikasi penyelundupan ternak lintas kabupaten dan pulau di NTT. Hal ini dikuatkan dengan ditemukannya beberapa data terkait kasus pencurian dan penyelundupan ternak di Pulau Sumba.

“Hari ini kami dari FM-NTT melaporkan hal itu ke Ombusman, pada (6/6/2017). Laporan kami diterima oleh mereka, dan sempat ada diskusi terkait berbagai persoalan yang sedang darurat di NTT khususnya kasus pencurian ternak di pulau Sumba,” katanya.

Dalam diskusi itu, tambahnya, Ombudman meminta semua pihak untuk memantau dan melapor setiap tindakan yang menyalahi mekanisme dalam proses pelayanan baik itu soal dokumen dan berbagai hal lainnya. Karena dari persoalan seperti ini Ombudsman RI perwakilan NTT juga mengapresiasi tindakan masyarakat terkait dengan laporan berbagai pelayanan yang selalama ini dirasa belum secara baik yang dilakukan pemerintah dan pihak kemananan.

Menurut Forum Masyarakat NTT, persoalan pencurian dan penyelundupan ternak yang dilakukan para oknum di Pulau Sumba sudah menjadi masalah sosial yang selama ini belum juga dibenahi secara baik oleh pihak aparat kepolisian. Dengan persoalan seperti ini, FM-NTT juga menilai pemerintah belum bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kedatangan Forum Masyarakat NTT kepada Ombudsman NTT sebagai wujud nyata masyarakat mempertanyakan dimana keseriusan pemerintah dan aparat kepolisian kepolisian yang berpakaian coklat di daerah NTT terkait dengan pelayanan baik publik dan tindakan hukum (soal pencurian ternak).

Baca Juga :  Meski Sudah Kantongi 5 Parpol, Jonas Salean Inginkan 2 Parpol Lagi !

Pencarian Terkait:

  • pencuri kelas kakap di sumba

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button