Home / Populer / Pengakuan Miryam soal surat bantahan ditekan Anggota DPR

Pengakuan Miryam soal surat bantahan ditekan Anggota DPR

Mantan anggota komisi II DPR RI Miryam S Haryani tiba di KPK, Rabu (21/6/2017).(Kompas.com/Robertus Belarminus)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Mantan anggota Komisi II DPR RI Miryam S Haryani mengakui dirinya mengirim surat untuk anggota Komisi III Masinton Pasaribu.

Miryam mengaku surat tersebut merupakan tulisan tangannya yang ditulis di rutan.

“Saya yang buat. Di rutan. Kan tulisan tangan saya itu,” kata Miryam, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Melalui surat itu Miryam membantah ditekan atau diancam sejumlah anggota DPR di Komisi III.

Miryam tak ingat persis kapan dia menulis surat tersebut.

“Kira-kira seminggu yang lalu apa dua minggu yang lalu,” ujar Miryam.

Dia mengaku surat tersebut inisiatif dirinya, bukan arahan dari kuasa hukumnya.

“Iya (inisiatif),” ujar Miryam.

Sebelumnya, Miryam mengirim surat bermaterai ke anggota Komisi III Masinton Pasaribu.

Surat tersebut disampaikan Masinton kepada Ketua Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agun Gunandjar Sudarsa dalam rapat yang dilaksanakan, Rabu (7/6/2017) siang.

“Menyampaikan dokumen dari saudari Miryam Haryani. Dalam dokumennya menyatakan kami yang dituduh tidak pernah menekan Miryam,” kata Masinton sambil menyerahkan dokumen tersebut kepada Agun dalam rapat pansus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca Juga :  Muhaimin Iskandar dilaporkan ke KPK, diduga rugikan negara Rp19 M

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button