Home / News NTT / Perempuan korban ‘Human Trafficking’ sedang sekarat

Perempuan korban ‘Human Trafficking’ sedang sekarat

foto: semard dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Tragedi kasus perdagangan manusia (human trafficking) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terulang.

Kali ini tagedi kasus perdagangan manusia tersebut menimpa Yuliana Punuf (36) asal Desa Toeneke, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Saat ini Yuliana sedang menderita di RT. 006, RW.03, Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Informasi yang diperoleh dari keluarga korban Yeskial Cumbale, saat dihubungi moral-politik.com, Kamis (8/6/2017) malam mengatakan, kejadian itu bermula kala Yuliana direkrut pada Juli tahun 2014 dan dijanjikan untuk bekerja di Kota Kupang.

Namun ternyata korban langsung dibawa ke negara Malaysia bekerja disana tanpa pengetahuan keluarga, maupun orang tua korban.

Yeskiel menuturkan, korban bekerja di Malaysia selama tiga tahun dan dalam pekerjaan di sana korban mengalami penyiksaan oleh majikan di Kota Selangor, Malaysia tanpa gaji.

Atas kejadian tersebut, kondisi korban mengalami penurunan drastis karena di siksa seperti hewan,saat ini hanya tersisa bekas – bekas luka dan darita penyakit yang tidak sembuh.

Karena korba mendapatkan penderitaan kemudian dikirim oleh majikannya ke Indonesia. Setelah tiba di Indonesia diterima langsung oleh BPJ3 TKI Kupang dan langsung di rawat di Rumah Sakit Wirasaksti Kupang pada tanggal 30 Mei 2017.

Baca Juga :  "Kantor DRPD Kabupaten Kupang Dijadikan Tempat Cari Uang?"

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button