Home / Sastra / Puisi: Daun dan Origami

Puisi: Daun dan Origami

Everd Scor Rider Daniel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Oleh: Everd Scor Rider Daniel *)

 
Sudah jauh melangkah menuju masa lalu yang luas
Tak ada yang kita bawa
hanya selembar ingatan
Begitu saja dengan perasaan ganjil

Di tengah kemarau
ada daun jatuh tanpa alasan
kebetulan
Tak ada angin menghampirinya

Tanpa berpikir
mengajak langkah pergi
lalu melupakan jarak

Pada satu perhentian
ada pertanyaan ganjil
karena kita masih mengingat daun menyendiri di gurun yang kemarau itu

Lusuh
kering
yang ditanyai
kenapa daun itu ada di gurun?
Itu hanyalah origami yang coba melambaikan kesendirian

Kegelisahan itu masih ada
Kkenapa kita berbincang tentang daun?
Kita tidak sedang dipersatukan gurun
Namun daun itu sebenarnya masa lalu

Tanpa harus melangkah jauh
menyeberang ke masa lalu dengan sebuah alamat
Begitupun daun yang jatuh di tengah gurun itu
Tanpa sebab
menyendiri di bawah musim yang tak lagi terang

Tidak sempat mengenal
namun ada selingan singkat yang menjawab ketidaksadaran
daun itu tak tertimbun kemarau
tak tenggelam di antara pasir
hanya terombang-ambing saja

Melangkah tanpa alamat
hanya akan menjadi seperti daun
teramat ringan untuk diseberangkan kemana-mana
dipaksa beranjak dari tempat pertama

Daun dan gurun itu adalah masa lalu
Jangan lupa menyadari
sebelum langkah itu menjadi sia-sia.

 

 

*) Penulis asal Dili, sedang kuliah Program Magister di Universitas Padjadjaran Bandung.

Baca Juga :  Puisi: Biarkan Tuhan mengisi hari-hari

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button