Home / Sport / Soal Hary Tanoe, Kejagung terima SPDP dari Polri

Soal Hary Tanoe, Kejagung terima SPDP dari Polri

Jampidum Kejaksaan Agung Noor Rachmat memperlihatkan SPDP dari Polri atas nama tersangka CEO MNC Group Hary Tanoe di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (22/6/2017).(KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Noor Rachmat mengaku telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Surat perintah penyidikan tersebut terkait dengan kasus dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Yulianto.

Dalam SPDP itu, kata Noor, telah tercantum nama CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo sebagai tersangka.

“Tanggal 15 Juni 2017 Bareskrim kirim SPDP atas nama tersangka HT,” ujar Noor, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (22/6/2017).

Nomor SPDP yang diterima Kejaksaan yaitu B.30/VI/2017/Ditipidsiber.

Jampidum sebelumnya juga menerima SPDP umum pada 15 Februari 2016. Namun, belum dicantumkan nama tersangka.

Hary Tanoe masih disebut sebagai terlapor.

Noor mengatakan, penjelasannya soal SPDP itu mendukung pernyataan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yang sebelumnya menyatakan bahwa Hary sudah menjadi tersangka.

Baca: Jaksa Agung Sebut Hary Tanoe Tersangka, Ini Kata Kabareskrim

“Jelas bahwa sejak 15 Juni ada SPDP atas nama HT. Jadi ini sudah clear,” kata Noor.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran enggan berkomentar.

Baca Juga :  Kota Kupang, Kota Ramah Anak!

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button