Home / News NTT / Tak digaji 3 tahun, Ance disiksa majikan di Malaysia?

Tak digaji 3 tahun, Ance disiksa majikan di Malaysia?

foto: semard dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Nasib malang menimpa seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal provinsi Nusa Tenggara Timut (NTT).

Saat ini wanita korban tersebut sedang dalam keadaan sekarat di rumah sakit umum (RSU) Prof. Dr. WZ. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ance Yulianan Punuf (24) warga asal Desa Toeneke, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) itu direkrut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk bekerja di negara Malaisya pada beberapa tahun yang lalu.

Berdasarkan pengakuan ibu kandung korban, Atriana Poli kepada moral-politik.com, Rabu (28/6/2017) menerangkan bahwa korban sebelum direkrut oleh seseorang untuk bekerja di Kota Kupang, namun sesampainya di penampungan di Kota Kupang langsung di kirim ke Malaisya secara ilegal untuk bekerja di sana.

“Atas kepergiannya ke sana kita sebagai orang tua percaya saja korban pergi kerja untuk mencari sesuap nasi dan mencari uang membantu kehidupan keluarga yang ada di kampun halamannya,” tambahnya.

Dijelaskan, korban di sana berkerja sudah tiga tahun tetapi tidak di gaji oleh majikannya. Selain bekerja tanpa di gaji, korban pun disiksa oleh majikannya sampai sekarat.

“Setelah korban sudah sekarat disiksa oleh majikannya, kemudian korban dikirim kembali ke Indonesia, sesampainya di Indonesia korban BP3JTKI ini lalu di rawat di Rumah Sakit Wirasakti Kupang,” katanya menjelaskan.

Karena ekonomi kami keluarga tidak mencukupi untuk membiayai rumah sakit, maka kami pihak keluarga kasi keluar, lalu dirawat dengan obat kampung di Kelurahan Batu Plat. Karena kondisi korban semakin berat maka kami membawa lagi korban untuk berobat di RSU Prof. Dr.WZ. Johannes Kupang.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Petahana Anggap Polemik Soal Dukungan PDI-P Telah Berakhir

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button