Home / News NTT / Wartawan Pos Kupang diusir 2 oknum Perwira Polres Sikka

Wartawan Pos Kupang diusir 2 oknum Perwira Polres Sikka

Eginius Moa, Wartawan Pos Kupang. (foto: angga lispro/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Wartawan Pos Kupang Eginius Moa, diusir oleh dua oknum perwira Polres Sikka dari Kantor Polisi, Sabtu (10/6/2017) pukul 21.00 WITA.

Eginius Moa diusir ketika hendak meliput kasus penganiayaan yang diduga kuat dilakukan oleh Kepala Jasa Raharja Maumere.

Menurut Eginius, ketika dirinya datang ingin meliput korban yang mendatangi ruangan SPKT Polres Sikka, tiba-tiba dua oknum perwira Polisi berinisial VT dan RMP langsung mengusir dirinya untuk tidak meliput kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Kepala Jasa Raharja Maumere ini.

“Dua oknum Perwira Polisi itu berteriak keluar, keluar dari tempat ini! Saya sempat mengatakan bahwa saya wartawan tetapi dua oknum Polisi itu tetap mengatakan wartawan juga keluar dari sini. Saya rasa kurang nyaman, akhir keluar teriakannnya sungguh memalukan,” ucap Egi.

Ruben

Sementara itu Ketua Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) Ruben menyesalkan terjadinya pengusiran wartawan yang dilakukan oleh dua perwira Polisi ini.

“Pelarangan terhadap liputan ini telah melanggar Undang-undang No 40/1999 tentang Pers. Kami cukup kecewa yang dilakukan oleh Polisi yang mengusir wartawan yang sedang menjalankan tugasnya,” katanya.

Pencarian Terkait:

  • Kasus kepala jasa raharja maumere
Baca Juga :  Dandim Sikka latih jurnalistik kepada siswa SMA/SMK/MA

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button