Home / Populer / Aturan baru, JK resmikan ruang kontrol guru…

Aturan baru, JK resmikan ruang kontrol guru…

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan program baru di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, dan peresmian kantor serta gedung di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Khusus di kantor Dinas Pendidikan Sulsel, Jusuf Kalla meresmikan tiga program dan bangunan yang menggunakan nama dirinya dan istrinya yakni JK e-panrita center, peresmian gedung guru Jusuf Kalla dan taman bermain anak Mufida Jusuf Kalla.

JK e-panrita adalah ruang kontrol fitur-fitur pendidikan berbasis teknologi dalam aplikasi cerdas oleh Dinas Pendidikan Sulsel yang diberi nama eletronik panrita (e-panrita) dan disematkan juga akronim JK di depannya.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dalam kata sambutannya mengatakan, JK e-panrita adalah sebuah sistem pengajaran yang menggunakan piranti teknologi dan informasi yang lebih modern. Ada 16 ribu guru lebih di Sulsel yang setiap hari diabsen melalui program ini. Tidak boleh ada guru yang meninggalkan sekolah jauh-jauh. Pengawasan terhadap murid juga melalui program ini.

“Tidak boleh ada guru dan murid yang tinggalkan sekolah lebih dari radius 100 meter. Lalu guru saat mengajar, terlebih dulu harus membuka silabus dan itu pasti terdeteksi. Anak-anak atau murid juga terdeteksi berapa kali bolos. Nah kepala sekolah juga bisa terdeteksi, kapan masuk sekolah, terlambat atau tidak. Kita mau anak-anak kita, murid-murid kita tidak kalah dengan yang di Korea dan jepang,” kata Syahrul Yasin Limpo, Jumat (28/7).

Sementara, Jusuf Kalla mengatakan, anggaran APBN saat ini kurang lebih Rp 2.100 triliun. Artinya lebih dari Rp 400 triliun untuk pendidikan karena alokasinya 20 persen untuk pendidikan, walau kadang tidak pernah cukup karena permintaan meningkat. Oleh karena itu, guru harus memperlihatkan prestasi yang baik.

Baca Juga :  Jadi cawapres, Ical bawa kekalahan bagi Prabowo

“Ada yang katakan sekolah kita masih banyak yang belum bagus tapi jika dibandingkan dengan 20 tahun silam, banyak yang reyot, sekarang semua sudah baik. Meski mungkin di daerah pedalaman masih ada yang rusak hanya saja kalau dilihat secara umum sekolah-sekolah kita sudah bagus. Maka sewajarnya guru itu mempunya peningkatan pengabdian agar mutu anak didik kita juga bisa jadi lebih baik,” kata Jusuf Kalla.

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button