Home / Gaya Hidup / Cerita HUT Mamaku Erny Frida Ndolu…

Cerita HUT Mamaku Erny Frida Ndolu…

Oma Amelia Boekan-Bulak (kiri), dan Mama Erny Frida Boekan-Ndolu (kanan) di Jl. Pisang, Kelurahan Oebobo Kota Kupang, Minggu (9/7/2017) pukul 12.30 WITA. ( foto: linbuk).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Ada sesuatu yang kontradiksi ketika seseorang merayakan hari ulang tahun (HUT).

Kebanyakan orang berpikir lurus bahwa HUT adalah hari kebahagiaan yang harus dirayakan atau dipestakan. Padahal seharusnya terbalik.

Setiap HUT seyogyanya manusia melaksanakan dua hal, yaitu merenung, dan berdoa. Sebab dengan HUT seseorang bertambah usia setahun, artinya ia semakin tua dan mendekat pada hari tutup usia.

Karena semakin dekat dengan hari akhir hidup, seseorang harus pergunakan momentum HUT sebagai media introspeksi diri, lalu mengemas konsep baru untuk hari esok.

Sama halnya dengan HUT pemimpin media ini Erny Frida Ndolu. Ia lebih memilih mengikuti misa di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang, memberikan Stipendium ujud HUT kepada Tuhan, lalu kumpul dengan orang tua dan keluarga.

Selain berdoa, makan, mengobrol, ada acara wejangan dari mertuanya Ny. Amelia Boekan-Bulak.

Baca Juga :  Mengenal Desy, Wanita Berjilbab Perawat Anjing Liar di Lombok yang Ramai di Facebook

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button