Home / News NTT / Hebohnya eksekusi tanah di Kota Kupang

Hebohnya eksekusi tanah di Kota Kupang

foto: nyongki/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Eksekusi tanah oleh pihak Panitra Pengadilan Tinggi, Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang berlangsung ricuh.

Pihak tergugat Ferdinand Tuka cs selaku tergugat menolak putusan Mahkamah Agung (MA), yang memenangkan pihak Kornelis Bilik dan Jerry Bilik. dan sempat terjadi lkeributan besar.

Sesuai pengamatan moral-politik.com di lokasi eksekusi, makala eksekusi hendak dimulai dan pihak PLN dimintai memutus jaringan listrik pada salah satu rumah yang hendak di eksekusi, masa yang menolak eksekusi menyerbu petugas PLN, serta melempari mobil PLN dan pihak petugas yang sementara bertugas mengamankan jalannya eksekusi.

Beruntung pihak keamanan sigap, sehingga kericuhan itu tidak berlangsung lama.

Menjelang ekskusi sempat terjadi keributan kecil, namun setelah eksavator dikerahkan yang dikawal ketat oleh pihak Kepolisian, eksekusi sebanyak 11 rumah di wilayah tersebut berlangsung aman tanpa ada lagi perlawanan.

Sementara itu, Alexander Rangga Bora, Kuasa Hukum dari Penggugat, Kornelis Bilik, dan Jerry Bilik di sela-sela eksekusi mengaku, lahan yang dimenangkan oleh penggugat, Kornelis Bilik dan Jerry Bilik seluas 1 hektar sejak berperkara dari tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, kemudian sampai pada tingkat Kasasi (Putusan MA) yang menguatkan putusan dari Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Tinggi.

Baca Juga :  Strategi Walikota Jonas Salean tertibkan Anak Jalanan

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button