Home / Sains / Istri menghisap kemaluan suami, boleh atau tidak?

Istri menghisap kemaluan suami, boleh atau tidak?

Ilustrasi. (foto: hebohnya.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Banyak cara para pasangan mengekspresikan perasaan cintanya, termasuk melakukan oral seks.

Pertanyaannya, bagaimanakah perspektif agama terkait dengan oral seks tersebut?

Pertama, ketika masih bujangan beberapa tahun yang lalu, saya pernah membaca fatwa seorang ulama disebuah majalah islam, namanya Syaikh Ali Hasan Al-Halaby hafizhohulloh tentang hukum oral seks dalam pandangan islam, hal yang masih saya ingat adalah jawaban beliau.

Katanya, mulut dan lidah adalah tempat beribadah baik berupa dzikir, doa, membaca al-qur’an dan beramar ma’ruf nahi mungkar.

Sedangkan kemaluan adalah tempat keluarnya najis seperti air kencing dan madzi. Dan tidak sepantasnya hal yang tempat yang mengeluarkan yang baik (mulut) bercampur dengan tempat yang mengeluarkan yang buruk (kemaluan).

Intinya ia menjawab akan keharaman oral seks.

Kedua, saya mendapatkan dari internet beberapa hari yang lalu yang berasal dari majalah juga, fatwa dari beberapa ulama lainnya yang mengharamkan oral seks yang dikumpulkan oleh Syaikh Al-’Allämah Ahmad bin Yahyä An-Najmï rahimahulläh:

Pencarian Terkait:

  • hukum oral kemaluan suami
Baca Juga :  Calon Ibukota Negara Baru bernama Palangkaraya, mengapa?

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button