Home / News NTT / Keprihatinan DPRD Kota Kupang terhadap masalah PSB

Keprihatinan DPRD Kota Kupang terhadap masalah PSB

Anggota DPRD Kota Kupang Yuvensius Tukung. (foto: kupang.tribunnews.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Ekses dari sering terjadi polemik pada saat Penerimaan Siswa Baru (PSB) di Kota Kupang, DPRD meminta perhatian lebih dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

Permintaan dari DPRD Kota Kupang itu untuk menghilangkan stigma sekolah unggulan. Pasalnya dengan ada label sekolah unggulan, maka para orangtua hanya menginginkan menyekolahkan anak mereka pada sekolah unggulan, selain itu para siswa juga ngotot bersekolah di sekolah unggulan, tanpa memikirkan daya tampung sekolah yang tersedia.

“Apalagi saat ini sudah ada Permendikbud yang membatasi jumlah rombongan belajar (Rombel) pada setiap sekolah, dengan jumlah siswa yang sudah diatur dalam Permen tersebut, dan ada juga sanksi yang akan dikenakan kepada sekolah yang melanggarnya,” kata Anggota DPRD Kota Kupang Yuvensius Tukung kepada moral-politik.com di Kota Kupang, Rabu (19/7/2017) siang.

Yuven menuturkan bahwa dengan adanya label sekolah unggulan, banyak tenaga yang didistribusi ke sekolah unggulan untuk dapat meningkatkan mutu dan sekolah-sekolah non unggulan kurang mendapat perhatian.

Bahkan, katanya, untuk sekolah non unggulan sering mengalami kekurangan tenaga guru, karena bertumpuknya guru-guru pada sekolah unggulan.

Menurutnya, langkah yang perlu diambil adalah menghilangkan stigma sekolah unggulan, kemudian pemerataan tenaga guru di semua sekolah, para tenaga guru honor yang upahnya jauh di bawah standar UMP harus dinaikan, sehingga semangat mengabdi untuk mendidik anak-anak di Kota Kupang meningkat.

“Untuk langkah yang terakhir punya konsukwensi terhadap anggaran, sehingga pemerintah perlu memikirkan caranya,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkot Kupang percepat lelang Restoran Teluk Kupang

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button