Home / Gallery / Kerajaan Allah ibarat harta terpendam di ladang yang ditemukan

Kerajaan Allah ibarat harta terpendam di ladang yang ditemukan

Pastor Paroki Katedral Kristus Raja Kupang RD. Ambros Lajar, Pr memimpin misa minggu ke XVII di Kota Kupang, hari Minggu (30/7/2017) pukul 09.00 WITA. (foto: v.j.boekan)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Misa hari Minggu ke XVII, Minggu (30/7/2017) pukul 09.00 WITA di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang dipimpin oleh Pastor Paroki RD. Ambros Lajar, Pr.

Misa yang dimulai pukul 09.00 WITA ini diawali lagu pembuka, dilanjutkan dengan Antifon Pembuka: “Allah bersemayam di tempat-Nya yang kudus. Dialah yang menghimpun umat-Nya dalam rumah-Nya. Dia sendirian yang memberikan kekuatan dan keberanian kepada umat-Nya.”

Pada sesi Liturgi Sabda, bacaan pertama diambil dari kitab 1 Raj.3.5.7-12, bacaan kedua diambil dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma (Rm 8:28-30), sedangkan bacaan Injil oleh RD. Lajar diambil dari Matius 13:44-52.


RD. Lajar mengawali homili (khotbah) dengan mengemukakan tema “Keselamatan kekal adalah mutiara yang mahal harganya” (Mat 13:44-46. Mg 17).

“Tipe orang yang berambisi tinggi biasanya rela mempertaruhkan apapun yang dimiliki dengan segala cara agar cita-citanya tercapai. Sosialisasi diri untuk jadi pemimpin di negeri kita, misalnya. Selama ini biarpun hidup sederhana dengan kebutuhan yang pas-pasan, tapi mereka nekat dengan biaya politik besar cuma untuk mendapatkan ‘mutiara yang berharga’ dalam hidup tersebut, antara lain posisi, kuasa, pangkat, jabatan dan wewenang. Inilah ‘mutiara ‘ indah yang menjadi rebutan banyak orang dengan taruhan harta yang tak bernilai jumlah dan besarnya. Orang bertarung habis-habisan, tak peduli apakah gajinya kecil atau besar, berpengaruh atau tidak,” katanya.

RD. Ambros Lajar menuturkan bahwa kenyataan tersebut berbeda dengan Salomo dalam bacaan pertama. Ia tak kampanye dengan biaya mahal, tapi ia dipilih Allah menjadi Raja Israel, menggantikan Daud ayahnya.

Baca Juga :  Beragam gaya di arena "Car Free Day" Kota Kupang (8)

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button