Home / News NTT / Kisah Parade 1001 Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat Tradisional

Kisah Parade 1001 Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat Tradisional

Foto: Semard Dju/moral-poitik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya menggeliat di bidang kepariwisataan.

Gubernur Frans yang masih menyisahkan masa kepemimpinan keduanya sekitar satu tahun ini meminta kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten, terutama di tiga pulau besar, yaitu Flores, Sumba dan Timor untuk berupaya menggelar event tahunan berskala nasional dan internasional setiap tahunnya.

Menurut dia, dengan begitu, dapat mengundang wisatawan untuk berkunjung ke NTT dan sekaligus mendukung pembangunan sektor parawisata di Provinsi NTT.

Permintaan ini disampaikannya ketika membuka dan melepas Parade 1001 Kuda Sandalwood (Kuda Sumba) yang dirangkai dengan festival tenun ikat tradisional, di Suwembak Matawai, Kota Waingapu, Senin (3/7) pagi.

“Kita harus berupaya untuk menjual NTT dalam konteks sektor pariwisata agar dapat memicu perhatian dunia terhadap berbagai potensi yang kita miliki,” katanya.

Dicontohkan Frans, saat ini lewat Parade Kuda Sandalwood dan Festival Tenun Ikat Tradisional, dapat mengundang perhatian wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke NTT.

Awalnya, tambahnya, telah disepakati bersama untuk menjadikan NTT sebagai Provinsi Pariwisata. Hal ini seiring dengan kebijakan Presiden Joko Widodo, menjadikan pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Walikota Salean siapkan 5 angkutan umum trayek Naimata ber-AC

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button